Pio's Diary
Hembusan angin yang meniup rambut panjang Gadis itu. Desiran ombak yang membuatnya lebih tenang dan nyaman. Dia tersenyum simpul
Gadis itu bernama Eryka.
Eryka adalah anak yang slalu menyendiri, tidak pernah percaya dengan omongan orang dan tidak pernah peduli dengan temannya. Bisa di bilang dia anak yang sangat berkecukupan, tetapi dia tidak pernah menanggapinya. Dia selalu berpenampilan apa adanya.
Dia berjalan di tepi pantai sambil membuang foto-foto. Ntah apa yang ada di benaknya saat ini. Dan dia melempar sebuah kotak, terlempar jauh dan ntah kemana.
&&&
“knapa sih aku bisa ngerasa sepi banget, bukannya aku itu tergolong manusia yang selalu kesepian” ucapnnya seakan menyadari dirinya slalu ditemani oleh kesepian
“sekarang kamu nggak kesepian lagi, Hey!”sahut seorang laki-laki berkacamata
“”siapa kamu?”bingung melihat sosok laki-laki berpenampilan aneh yang tiba-tiba muncul di depannya.
“aku Pio anak IPA2.. kalo nggak salah namamu Eryka??”
Terbentuklah percakapan panjang yang membuat Eryka tercengang bingung. Mereka berdua mengisi jam keluar main dengan penuh tawa. Dan sampai-sampai mereka tidak mendengar bel masuk sudah berbunyi, dan harus mendapat kosekwen yang harus dipatuhi. Berdiri di depan kelas sampai pelajaran selesai.
Sepanjang hukuman, Eryka masih tak percaya dengan kejadian kluar main tadi. Bisa akrab dalam beberapa menit saja. Eryka cekikikan dan akhirnya harus membersihkan WC sekolah.
&&&&
Seperti biasa saat keluar main Eryka pergi ke sebuah toga untuk membaca buku biologi yang baru dia pinjam di perpus sekolah. Terlihat sudah ada sesosok lelaki berpakaian rapih sudah ada duduk di sebelahnya, dan dia adalah Pio. Pio selalu datang secara tiba-tiba, ntah kenapa???. Seperti biasa kami mengobrol dan terbawa oleh waktu
“hmmm.. misalnya ada seseorang suka padamu, apakah kamu akan menerimanya, Ka?”
“tergantung.. aku orangnya nggak mudah percaya sama orang.. jujur aja, kamu adalah........”
“aku adalah orang pertama yang jadi temenmu... benerkan itu yang kamu ingin katakan????”
“karena orang-orang di sekolah ini sebagian besar licik!! Cuma bisa ngorotin orang aja. Aku nggak pernah suka dan sangat benci orang yang seperti itu!!”
“dan aku juga nggak suka suara bel masuk udah bunyi!! Mana sekarang aku ulangan Matematika lagi!!! Membosankan!!!!”
“ hahahahahaha... sabarlah dirimu,, good luck friend J”
&&&&
Akhir-akhir ini aku tidak pernah melihat sosok Pio hadir di hadapanku lagi. Ada apa ini?? Knapa aku sangat merindukannya, i don’t know why?? Terasa sepi dan hampa kluar main hari ini tak ada tawanya. Apakah aku jatuh cinta padanaya?? Atau aku hanya sekedar merindukannya sesaaat...
Sudah 5 hari ini Pio sahabatku tidak masuk sekolah. Aku sudah tanya teman-temannya, ada yang bilang dia pindah sekolah, ada yang bilang dia sakit di opnam, ada yang bilang dia bolos, dan banyaaak alesan yang membuat hidupku penuh dengan tanda tanya.
“Pio,, sbnerx kmu dmna c?? Aku dah tax k tmen2mu tp jwbanx pnuh tax.. i miss u, friend :’(”
Aku mengirim sebuah sms ke Pio. Aku berharap dia membalas smsku, agar aku bisa lebih baik dan nggak dipenuhi tanya-tanya mengenai Pio
Aku menunggu sebuah sms dadi sahabatku, Pio.. detik demi detik.. menit demi menit...jam demi jam aku menggu smsnya, dan akhirnya 1 massage tertera di hpku
“ka, ini Umar IPA1. Lo taw gg dmana bli I-Pot kyk lo ntu???”
Berharap sms dari dia ternyata hanyalah angan-anganku saja. Aku tidak membalas sms Umar. Dan akhirnya tertera lagi 1 massage lagi di hpku:
“aku di ruma Ka.. mami aku skit mren jdi nggk bsa msuk skola, maph y sbelumny bwat kmu jdi khwatir gra” aku. Miss u 2 friend”
Nggak percaya dan nggak sadar kalo Pio membalas smsku. Terbayar sudah pertanyaanku slama ini tentang dia. Lega hatiku mendengan dia baik-baik saja. Ingin rasanya cepet-cepet hari senin. Akan aku pukul, kalo bisa aku bunuh dia! Dia slalu bikin lelucon yang menegangkan sangat!. Huuuuh Pio jelek:-p
&&&&&
“ERYKA!”
“HWAAAAAAA! ASTAGFIRLLAH!
“hahaha.. baru di kagetin sekali langsung keok, dasar!”
“heh, Pio! Aku benci kamu, knapa kamu selalu datang dan pergi! Kamu kira aku nggak khawatir sama kamu! Pas kamu nggak masuk seminggu penuh, gimana khawatirnya aku sama kamu! Aku tanya sama semua siswa sekolah, tapi jawabnya penuh tanya, bahkan sampai tidak mengenalmu. Aku sayang kamu , Pi!
Aku tidak menyadari dengan pertanyaanku yang satu itu. Knapa aku bilang sayang ke dia? Oh god.. aku tidak tau mau dimana aku taruh mukaku yang memalukan ini. Sekaran aku hanya pasrah saja dengan perkataanku.
“hmmm... sebenernya aku juga sayang sama kamu Ka. Entah knapa kamu yang buat aku mengenal arti hidup, bisa menemukan jati diri. Dan aku minta maaf kalo slama ini aku selalu datang dan pergi sesuka hatiku. Tapi inilah aku! Orang-orang menganggapku aneh, tetapi dengan keanehanku ini membuat aku jadi orang yang dikenal oleh orang.”
“maksutmu.. ?”
“ yah, aku kan jadi di kenal banyak orang..”
“hee? Aneh!!”
Mualai hari itulah kami memulai memahami satu sama lain. Dan pada swatu ketika Pio berubah drastis! Dia seperti tak mengenal aku yang sekarang menjadi pacarny. Huuuh, ada apa ini? Aku tak mengerti dengan sikapnya kepadaku. Apa salahku sampai-sapmpai dia seperti itu? Dan pada suatu hari aku tidak melihatnya lagi. Entah dia kemana. Seakan sosok Pio di telan bumi, dia menghilang.
Aku mencarinya kemana-mana tetap tidak ada. Aku telfon, aku sms, aku datang ke rumahnya tetapi tetap dia tidak ada! Oh god salah apa aku, aku belum pernah menyayat hatinya sedikitpun. Seandainya dia tau, aku sangan mencintainya, sangat merindukannya, dan tak ada yang lain yang bisa menggantikan sosok Pio di hatiku. Tak ada!
&&&&
Sudah 3 bulan ini aku tidak melihat dirinya. Ingin sekali aku memeluknya. Ingin sekali aku melihatnya tersenyum kepadaku. Pio,, dimana kamu?
Dan tiba-tiba datanglah seorang laki-laki memakai baju berwarna putih dihiasi oleh gambar. Dia duduk di sampingku dan menyeretku ke tempat yang lebih aman. Aku tak sadar ternyata aku hampir saja tertimpa beton yang jatuh dari bangunan yang belum jadi. Dan aku berada di pelukan lelaki itu. Hangat sekali. Aku berfirasat seperti ada sosok Pio yang sedang memelukku. Aku melihat mukanya, tetapi entah kenapa mataku kabur melihat lelaki yang menolongku itu. Akupun pingsan.
&&&&
“dimana aku ini?”
“jangan banyak gerak dulu,Ka”
“Pio????”
“hey.. lama kita nggak ketemu yah. Apa kabar Eryka?”
“kenapa kamu harus menghilang di saat aku butuh kamu? Kenapa kamu pergi tanpa sebab yang pasti? Kenapa kamu nggak pernah peduli lagi sama aku?”
“bukan begitu Ka. Aku hanya pergi sebentar. Dan sekarang kita bertemu lagi kan”
“sebentar katamu! Heh sebenernya aku ini siapamu sih!? Kamu anggep aku apa slama ini? Kamu udah nggak sayang lagi sama aku?”
“nggak gitu Ka. Aku pergi untuki kebaikan kita. Kamu nggak tau seberapa sayang aku ke kamu. Melebihi apapun”
Perbincanganku yang sangat panjang membuatnya mencium keningku. Aku terdiam sesaat dan menyadari sosok Pio memang ada dan hadir mencium keningku. Aku ingin dia selalu ada di sisiku selamanya. Cuma dia yang mengerti apa isi hati yang hancur slama ini. Cuma dia pahami apa adanya diriku selama ini.
&&&&
Akupun di ajak makan malam dengannya. Moment-moment yang tak pernah aku lupain, yang selalu ada di benakku slamanya. Berdua menikmati angin malam yang berhembus. Dua pasangan yang dulu menghilang kini bertemu lagi di satu waktu yang sama.
“mulai saat ini aku nggak akan menyianyiakan kamu lagi Eryka sayang”
“hehe.. aku pegang janjimu Pio sayang. Pokoknya kamu harus disisiku selama”
“okeh boss. I always Love You Hunn”
“Love You too hunn”
Pada saat itu dan seterusnya hubungan aku dan Pio berangsur membaik. Kami sering berdua bersama. Tak seperti biasanya Pio yang cuma hanya diem di rumah saja sekarang sudah bisa mengajakku jalan-jalan ke tempat-tempat seru.
&&&&
Keesokan harinya, pagi sekali, ada seseorang yang sudah mencariku. Kakek tua yang mencariku. Entah ada keperluan apa.
“Nak Eryka.. ?”
“Iya,, bapak siapa.. ? dan ada apa mencari saya.. ?”
“saya Umar........ ”
dan Pak Umar pun memberikan sebuah kotak berwarna biru, warna kesukaanku yang entah isinya apa. SaaT Pak Umar memberikan kotak itu kepadaku, saat itu juga beliau pamit pulang. Seakan tergesa-gesa Beliau meninggalkan rumahku perlahan.
Aku langsung tergesa-gesa menuju kamarku. Duduk di dekat jendela sambil berharap isi kotak ini adalah sebuah benda yang berharga. Akupun mulai membuka kotak biru tersebut. Terdapat benda yang bentuknya persegi, dan ternyata itu buku. Terlihat seperti buku diary. Dan aku mulai membaca diary itu:
Selasa, 13 Juni 2009
Dear ..
Hari ini aku bertemu dengan seorang cewe yang bisa membuat hatiku terbuka lagi setelah aku putus dengan Bella. Manis banget anaknya. Andai dia tau ada cowo yang suka sama kamu . realy I love U Eryka...
Besok akan aku buat kamu tertawa untukku. Aku buat kamu membuka hatimu untukku. Aku janji kamu pasti jadi milikku.
Eryka aku sayang kamu. Semampuku akanku lakukan sgalanya untukmuJ
.........
Ternyata dia bener-bener suka sama aku. Andai juga dia tau aku juga suka sama dia. I love U too beibh. Baca lagi dah.. lanjuuuuuttt!
Rabu, 14 Juni 2009
Heeebooooooooooohh!!! Mungkin dia sudah bisa memberi harapan ke aku untuk jadi pacarnya...
Aku sengaja bersikap gokil n jaim. Tami dia suka ternyata. Eryka.. Eryka.. selalu cinta sama kamu..
Maukah kau untuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau untuk menjadi yang ke-2
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata
Sabtu, 17 Juni 2009
Dear..
Udah beberapa hari ini aku nggak masuk sekolah. Aku harus ngejagain mamah yang lagi sakit. Maklumlah aku anak tunggal. Trus papah aku kerja lembur sekarang untuk nebus pembayaran rumah sakit. Huft~ cuba aja ada rumah sakit yang geratis yah. Tanpa uang apakah kita bisa hidup? Tanpa uang menghasilkan uang kita bisa di bilang orang sukses? Hmmmmm,, dunia ini terlalu luas untuk aku jelajahi, dunia ini terlalu kejam. Semua orang selalu melihat ke atas, yang di bawah di acuhkan.. maha besar tuhan..
Aku tersanjung sama kata-katamu Pi. Nggak salah ternyata,sosialismemu tunggi. Saluut dah sama kanu. Two tumb for you..
Senin, 19 Juni 2009
Akhirnya tadi bisa masuk sekolah juga..
Kangen sama sekolah n Eryka. Pas tadi dia lagi duduk di toga, yawdah aku kagetin dia. Eeekkhh, tiba-tiba aku di marah sama dia gara-gara aku menghilang tanpa berita n nggak pernah ngabarin dia. Dan pas itu juga Eryka bilang cinta sama aku..
Rasanya jntung aku ini sejuuuuk banget. Tanpa basa-basi akupun bilang aku juga suka sama dia.. dan akhirnya kita mulai hari baruJ
Minggu, 20 Juli 2009
Maafin aku Ka, aku cuekin kamu 2 bulan ini. Nggak ada maksut untuk nyakitin kamu, Cuma ada beberapa hal yang aku belum siap aku ceritain ke kamu Ka, n kamu juga pasti belum siap untuk nerimanya. Sekali lagi maaf Ka, besok aku pasti kembali n kita akan bersatu untuk slamanya...
aku jadi penasaran, sebenernya pas itu dia ngapain yah. Apa jangan-jangan dia selingkuh di belakan aku!!!
Rabu, 21 Agustus 2009
Dear...
Akhirnya aku kembali dengan harapan bisa bertemu dengan Eryka sekarang juga. Ternyata benar...
Aku bertemu dengannya saat dia hampir terkena musibah. Untung saja ada super heronya yang menyelamatkannya. untuk saat ini aku bawa dia ke rumahku untuk beristirahat. Hmmm, Eryka, aku sayang kamu....
Kamis, 22 Agustus 2009
Saat Eryka sadar tadi kami langsung bertengkar, karena keberadaanku yang nggak jelas. Dia masih belum menerima perlakuan aku yang udah aku lakuin ke dia. Nyesel banget aku pas itu saat aku tau dia mencariku kemana-mana. Maafin aku Ka...
Dan saat itulah aku memberanikan diri untuk mencium keningnya. Diapun terdiam membisu. Dan aku bilang aku sayang dia............
Hehe.... jadi inget nih sama moment-moment indah kita
Sabtu, 24 Agusrus 2009
Aku mencoba beranikan diri untuk ajak dia makan malem. Suasananya indah, indah sekali. Nggak akan pernah aku lupain moment intu. Dan saat itu dia tampak cantik
Kau cantik hari ini...
Dan aku suka
Kau lain sekali
Dan aku suka...
I love you, ErykaJ
So sweet banget sii... nah lembar akhir nih. Bacabaca
Sabtu, 31 agustus 2009
Eryka.. hari ini aku harus pergi ninggalin kamu untuk selamanya. Siap nggak siap aku harus beritau kamu smuanya. Aku kena kangker otak. Dan sekarang aku sudah siap buat nerima takdirku..
Dan sekarang kamu harus lupain Pio. Pio udah nggak ada, n sekarang aku udah pergi ke Jerman..
LOVE YOU ERYKA!!!!!
“haaah.... becandanya kelewatan banget dah”
Dan akhirnya ada sebuah sms yang hinggap di hpnya
“Eryka, mav mendadak.
Tp aku bner2 hrus p’gi. Mavkan aku ats slahQ, juga dgn hayalku, yg tak mengenal arti ats knyataan yg tlah trjadi kini..........
Eryka aku syg kmu slamany”
Tersentak aku seketika seakan akan tak percaya. Ternyata dia nggak main-main. Dia memang harus pergi. Pergi ninggalin aku sendiri di dunia yang fana ini. Ntah aku bisa melupakannya atau tidak. Karena aku sangat mencintainya. Nggak ada yang bisa gantiin dia. Dia yang selalu datang dan pergi sesuka hatinya. Dia yang selalu kagetin aku saat aku lagi di toga sendiri. Sekarang hanyalah kenangan. Sosok Pio benar-benar merubah hidupku. Pio, seandainya kamu bisa jadi miliku selamanya.......
&&&&
Pantai indah menyinari hariku. Akupun berjalan mengelilingi pantai dan berharap Pio di sana bisa mendengar hatiku menjerit rindu kepadanya..
Tanpa basa basi aku membuang foto-foto kenangan kami. Aku membuang semua benda-benda pemberian Pio, dan aku membuang kotak biru itu jauh. Tetapi aku tidak membuang diary dan cintaku padanya hanyut begitu saja di bawa ombak.aku akan menyimpannya sebagai kenang-kenangan dari kisah cintaku bersamanya.
THE END






0 komentar:
Posting Komentar